Monday, April 18, 2011

Menyoal LKPJ Gubernur Banten 2010


Dalam Nota Pengantar LKPJ Gubernur Banten TA 2010, Gubernur melaporkan hasil capaian kinerja pembangunan Banten selama tahun anggaran 2010 berdasarkan Agenda Pembangunan Daerah, yaitu (1) Pemerintahan; (2) Pengembangan Sumberdaya Manusia; (3) Perekonomian; dan (4) Pengembangan Kawasan dan Wilayah.

“Upaya untuk meningkatkan pelayanan publik masih akan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten, antara lain dengan pembangunan sarana dan prasarana perkantoran di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) sehingga diharapkan dapat mempercepat proses koordinasi lintas SKPD dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat” ujar Gubernur.

Sedangkan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Provinsi Banten telah ditetapkan beberapa target indikator makro yang antara lain: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2010 dapat terealisasi sebesar 70,56 %. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2009 yang masih sebesar 70,06 %. Hal ini tidak terlepas dari pada upaya–upaya pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Wednesday, November 24, 2010

Pemimpin sebagai Agen Perubahan



Layaknya seorang menejer sebuah tim sepak bola ataupun seekor pemimpin belalang, seorang pemimpin organisasi perlu memikirkan bagaimana melakukan perubahan baik secara internal maupun eksternal agar strategi dan kebijakan yang diambilnya sesuai dengan tuntutan lingkungan yang senantiasa berubah. Pemimpin seperti ini oleh Burns (1978) disebut sebagai pemimpin transformasional (Transformational Leadership) atau disebut juga pemimpin penerobos atau breakthrough leadership (Sarros dan Butchatsky, 1996). Karakteristik utama pemimpin transformasional ini diantaranya memiliki kemampuan untuk bertindak sebagai agen perubahan (agent of change) bagi organisasi, sehingga dapat menciptakan strategi-strategi baru dalam mengembangkan praktik-praktik organisasi yang lebih relevan.

Sunday, November 21, 2010

Idul Adha dan Kepedulian Sosial


Oleh : Achmad Rozi El Eroy
(Direktur Eksekutif The Sultan Center)

Secara etimologi, qurban atau kurban berarti mendekatkan diri. Secara terminologi kurban berarti berjuang secara benar atas dasar takwa dan sabar, baik harta, tenaga, maupun jiwa dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah serta memperoleh keridhaan-Nya. Kerapkali harta, tenaga, dan jiwa menjadi ‘korban’, belum menjadi ‘kurban.’ Hal ini lantaran dikeluarkannya bukan atas dasar takwa, sabar, dan ikhlas karena Allah.

Dalam Ibadah kurban, juga bukanlah semata-mata rangkaian ritual yang hanya berdimensi spiritual. Ibadah Kurban tidak semata-mata upacara penyembelihan, tetapi merupakan ibadah yang menempa diri menjadi seorang yang berakhlak mulia. Kesempurnaan ibadah dapat diraih apabila persyaratan formal –syariahnya terpenuhi dan tumbuhnya akhlak sebagai manifestasi dari ibadah. Secara formal-syar’iyyah, ibadah Kurban yang kita laksanakan haruslah memenuhi beberapa persyaratan.

Saturday, October 30, 2010

NeoLiberalisme

Oleh: Asep Koswara 
(Direktur Kajian Politik dan Strategi The Sultan Center) 

Neoliberalisme merupakan filosofi yang lahir pada abad 20-an. Prinsip pokok dari neoliberalisme adalah pasar dan perdagangan bebas. Neoliberalisme memandang bahwa kapitalisme dapat ditandai dengan adanya pasar, tanpa pasar tidak ada kapitalisme. Keyakinannya, bahwa pasar merupakan  sebuah ruang fisik atau ruang bagi orang-orang yang akan menjual atau menukarkan  sesuatu. Meminjam pemikirannya Peter L. Berger, (1986:19) bahwa kapitalis neoliberal merupakan kegiatan produksi yang diorientasikan untuk kepentingan pasar dan dilakukan oleh individu atau bersama-sama dengan tujuan memperoleh laba sebanyak-banyakya.

Wednesday, July 14, 2010

Plus-Minus Penyederhanaan Partai

Oleh : Burhanuddin Muhtadi
 
(Peneliti Senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan pengajar Program Pascasarjana Universitas Paramadina)

Belakangan ini dunia perpolitikan kita kembali diramaikan dengan kontroversi seputar isu penyederhanaan partai terkait dengan revisi Undang-Undang tentang Partai Politik. Perampingan partai kita dapat dilakukan melalui electoral engineering, yakni electoral threshold (ET) dan parliamentary threshold (PT).

Partai-partai yang tidak lolos PT di Pileg 2009 maupun partai-partai menengah cenderung menolak usulan ET dan PT, termasuk usulan meningkatkan PT dari 2,5% ke 5%. Sebaliknya, partai-partai besar cenderung bersikukuh bahwa penyederhanaan kepartaian kita melalui ET dan PT musti dilakukan.

ET adalah ambang batas perolehan kursi suatu parpol agar dapat mengikuti Pemilu berkutnya. Dalam pasal 9 ayat (1) UU No.12 Tahun 2003 tentang Pemilu dikatakan bahwa parpol dapat mengikuti pemilu berikutnya jika memperoleh sekurang-kurangnya 3% jumlah kursi di DPR, 4% jumlah kursi di DPRD Provinsi yang tersebar di setengah provinsi di Indonesia, dan 4% jumlah kursi di Kabupaten yang tersebar di setengah Kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Thursday, May 20, 2010

Cilegon Perlu pemimpin Cerdas....?

Oleh : Asep Koswara
(Direktur Kajian dan Politik The Sultan Center )

Pemilu kepala daerah tinggal beberapa bulan lagi, rakyat dibingungkan dengan isu dan photo calon walikota yang mulai menghiasi fasilitas umum terutama dipinggiran kota. Lantas masyarakat bertanya-tanya itu photo siapa, anaknya siapa, kuliahnya di mana, dan apa peran yang telah dilakukan dalam mengangkat martabat rakyat?.

Fenomana diatas paling tidak menarik untuk dicermati sehingga muncul pertantanyaan, apakah dengan menebar photo dan baliho di perkampungan akan menuai hasil yang diharapkan? Terlebih photo dan baliho tersebut dikemukakan selogan yang cukup “fantastis” yang seakan-akan dengan menjadi walikota satu-satunya cara untuk memperjuangkan nasib rakyat.

Agama dan Kekuasaan

Oleh : Asep Koswara
(Direktur Kajian dan Politik The Sultan Center)

Pesta demokrasi sedang kita jelang dan rayakan, yakni pemilihan umum kepala daerah secara langsung. Tentunya ada segudang asa dan harapan untuk perbaikan daerah ke depan, terlebih memperbaiki kualitas demokrasi dan melanjutkan proses pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Tercatat ada bebepa daerah dipropinsi banten yang akan menggelar pemilukada dalam waktu dekat yakni Kota Cilegon, Kabupaten Serang dan Pandeglang. Dari dinamika ini ada yang menarik untuk menjadi bahan diskusi yakni diskursus agama dan kekuasaan.